Pagerbarang – Dalam rangka mewujudkan SMP Negeri 1 Pagerbarang menjadi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) maka pada hari Jum’at, 31 Januari 2025 dilaksanakan Simulasi dan Sosialisasi Kegiatan SPAB. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan Sarasehan JUMBARA PMR 2024. Pada kegiatan tersebut, sekolah diharapkan mengidentifikasi bencana yang mungkin timbul di lingkungan sekolah dan berusaha mencegah terjadinya bencana.
Kegiatan diawali dengan pembentukan Tim SPAB, terpilih sebagai ketua Tim SPAB adalah Ibu Nur Azizah, S. Pd. Tim selanjutnya menyusun program SPAB diantaranya identifikasi potensi bencana di lingkungan SMPN 1 Pagerbarang dan tindak lanjutnya. Tekat yang bulat dari Tim SPAB adalah menyepakati lebih baik mencegah dari pada menangani bencana atau memperbaiki kerusakan akibat bencana.
Sebagai langkah persiapan Simulai dan Sosialisasi SPAB, maka dilaksanakan pemasangan Titik Kumpul (Assembly Point) apabila terjadi bencana saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Hal yang sama juga dilakukan pemasangan jalur evakuasi dari kelas menuju titik kumpul di lapangan terbuka.
Simulasi terjadi bencana diawali dengan melaksanakan Pembiasaan Jum’at Karakter bersama wali kelas. Selanjutnya pada pukul 08.15 WIB, terdengar sirine peringatan terjadi bencana dan siswa diintruksikan dan dipandu Bp/ibu Guru untuk lari sesuai jalur evakuasi menuju titik kompul. Pada saat yang sama datanglah petugas Pemadam Kebakaran dengan Mobil Pemadam Kebakaran (DAMKAR) di SMPN 1 Pagerbarang untuk memadamkan bencana kebakaran yang terjadi.

Setelah semua siswa berkumpul, dilanjutkan kegiatan Sosialisasi SPAB oleh Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, Kepada Sekolah menyampaikan Kegiatan SPAB merupakan tuntutan agar warga sekolah aman jika terjadi bencana. Dengan kegiatan simulasi dan sosialisasi maka diharapkan warga sekolah tidak panik dan faham cara menghadapi musibah bencana jika terjadi di SMPN 1 Pagerbarang.
Acara selanjutnya dilakukan sosialisasi penanganan bencana oleh Tim DAMKAR terkait bencana kebakaran dan bagaimana cara mengatasinya. Tim juga memberikan banyak ilmu terkait cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan cara memadamkan api yang bersumber dari gas elpiji. Bukan hanya teori, Tim mempraktikkan langsung di depan warga sekolah tips dan triknya sehingga sosialisasi ini sangat menarik dan membuat warga sekolah memerhatikan dengan seksama. Beberapa guru dan siswa ikut praktik langsung dalam memadamkan api, baik api yang muncul dari gas elpiji maupun api yang berasal dari kompor.
Setelah selesai kegiatan simulasi dan sosialisasi, salah satu petugas DAMKAR menyemprotkan air sehingga para siswa berhamburan ke tengah lapangan. Para siswa terlihat sangat bahagia dan menambah seru kegiatan ini walaupun pakaian mereka basah kuyup.
Semoga SMPN 1 Pagerbarang benar-benar bisa mewujudkan SPAB untuk kenyamanan warga sekolah.


Kegiatan sosialisasi dan simulasi ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada warga sekolah tentang pencegahan bencana kebakaran. Selain itu, menumbukan kepedulian lingkungan terhadap pencegahan bahaya kebakaran baik dilingkungan sekolah atau lingkungan tempat tinggal sehingga bahaya kebakaran dapat dihindari.
“Kegiatan tadi pagi sangat bermanfaat bagi semua warga sekolah. Antusiasme siswa mengikuti kegiatan demonstrasi sangat besar, bahkan ada beberapa guru dan siswa yang mempunyai keberanian untuk mencoba teknik pemadaman api. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga sekolah,” ujar Ibu Yuni Agustini, S.Pd., salah satu guru di SMP Negeri 1 Pagerbarang.




