2 0
Read Time:2 Minute, 32 Second

smpn1pagerbarang.sch.id GERBANGKU (Gerakan Sumbang Buku) merupakan program guru penggerak inisiasi dari Ibu Urip Rahayu, S.Pd. di SMP N 1 Pagerbarang. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis, 22 Juni 2023 di depan Perpustakaan dimana pelaksanaannya dibantu oleh Duta Literasi Perpustakaan SMP N 1 Pagerbarang (Papirus Library) yaitu saudara Azmi Maulida (8G) dan Sandy Alif Pratama (7B). Bapak Sumarno, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP N 1 Pagerbarang menjadi gerbang utama dalam menyumbang buku yaitu sebanyak 10 judul buku baru, diikuti juga oleh Bapak/Ibu guru yang lainnya. Program literasi kali ini dilaksanakan berbasis aset dimana selama ini sudah berjalan pojok literasi di setiap kelas. Akan tetapi karena kurangnya sumber bacaan pada setiap kelas program ini kurang berjalan sehingga dengan adanya Gerakan Sumbang Buku bagi para siswa kelas 7 dan 8, kedepannya buku-buku tersebut dapat digunakan untuk mengisi koleksi Pojok Literasi yang ada di setiap kelas masing-masing.

Literasi mengacu pada kemampuan membaca dan menulis, kemampuan menggunakan bahasa tulis untuk memahami informasi, serta kemampuan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dalam lingkup sosial. Lingkup tersebut meliputi fase pembiasaan, perkembangan, dan tahapan pembelajaran membaca dan menulis. Semua tahapan tersebut bisa berjalan apabila ada media atau sarana yang dapat memicu siswa untuk bisa mengembangkan kemampuan literasi yang dimilikinya. Kemampuan literasi siswa di sekolah tidak lepas dari dukungan guru, sarana yang ada di sekolah dan kemauan siswa itu sendiri. Fase pertama, pembiasaan, merupakan proses yang dilakukan untuk mencapai budaya membaca dan menulis.

Minat baca dan tulis bagi siswa tidak akan tumbuh dengan sendiri jika tidak dibiasakan, hal ini juga kaitannya dengan sumber bacaan yang dapat menunjang budaya literasi yang ada. Pasalnya salah satu hasil survey Perpustakaan Nasional di tahun 2021 rendahnya budaya minat baca di Indonesia itu bukan semata karena rasa malas, tetapi juga karena sumber bacaan yang kurang mendukung atau bahkan tidak ada. Apalagi jika dikaitkan dengan lingkungan pendidikan dimana perbandingan antara siswa dan buku paling tidak 1:2, dimana setiap siswa harus memiliki akses bacaan minimal 2 buku di luar buku pelajaran. Hal ini tentu sangat ironis dengan kondisi lingkungan sekolah yang masih kurang sumber bacaannya, khususnya yang ada di pojok literasi kelas. Melihat kenyataan itu tentu saja berbanding lurus dengan minat baca para siswa yang cenderung sangat kurang juga. Oleh karena itu selalu dilakukan upaya untuk menumbuhkan dan meningkatkan budaya literasi bagi para siswa. Sudah banyak upaya yang dilakukan sekolah, diantaranya melalui pembiasaan Jumat Literasi sejak tahun 2022 dan saat ini masih terus dijalankan. Program Jumat Literasi adalah program yang digagas oleh Ibu Masqiatul Huroh, S.Psi. juga sebagai guru penggerak, sehingga dengan adanya program GERBANGKU akan bersinergi dengan program Jumat literasi yang sudah berjalan dan harapannya Budaya Literasi di lingkungan SMP N 1 Pagerbarang akan semakin meningkat pula.

Di tahun 2023 ini selain program GERBANGKU masih ada lagi program kaitannya dengan peningkatan budaya literasi di sekolah yang berbasis aset yaitu kaitannya dengan literasi digital. Oleh karena itu dukungan dan partisipasi langsung dari para siswa, orang tua, guru, dan staf tata usaha sekolah sangat dibutuhkan demi terlaksana dan lancarnya semua program yang akan dijalankan.

by Papirus Library

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *