Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni, siswa SMP Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal mengikuti acara Webinar “Waspada Ancaman Mikroplastik”. Acara ini diikuti perwakilan siswa Stupa Jasola Berseri sebanyak 10 siswa yang tergabung dalam Kader Adiwiyata Sekolah dan didampingi oleh 2 guru. Siswa mengikuti dengan antusias di Laboratorium Komputer Stupa.
Kegiatan Webinar dengan tema “Waspada Ancaman Mikroplastik” ini diprakarsai Tunas Hijau, yaitu Organisasi Pendidikan dan Lingkungan Hidup Peraih Nominasi Anugerah Komisi Perlindungan Anak Indonesia Tahun 2022 dan Peraih Hadiah Kalpataru 2015.
Ada 3 Materi dalam Webinar ini, yaitu :
Materi 1. Sampah Laut Dampak dan Kebijakan Penanganannya
Pemateri: Muhammad Yusuf, S.Hut., M.Si.
(Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan)
Materi 2 : Ancaman Mikroplastik di Sekitar dan Peran Serta Masyarakat untuk Mengatasinya
Pemateri: Dra. Heni Agustina, MEM
(Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan)
Materi 3 : Mikroplastik di Sekitar Kita
Pemateri : Yulinah Trihadiningrum
Laboratorium Pengelolaan Limbah padat dan Limbah B3, Departemen Teknik Lingkungan ITS
Mikroplastik merupakan potongan plastik kecil yang berukuran kurang dari 0,5 mm yang dapat dengan mudah masuk ke tubuh hewan yang kemudian dikonsumsi oleh manusia dan meracuni tubuh manusia.
Lebih lanjut, mikroplastik juga berpotensi menjadi racun bagi sistem imun, sistem saraf, sistem endokrin, dan sistem reproduksi, serta memicu pertumbuhan sel kanker, reaksi alergi, kerusakan sel, gangguan metabolisme, dan gangguan hormon.
Pencemaran mikroplastik adalah peleburan sampah plastik menjadi partikel kecil. Sampah ini tidak bisa dicerna dan menjadi bahan beracun. Air yang tercemar akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat,terutama dari aspek kesehatan dan ekosistem yang ada di sungai dan laut.
Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan lebih banyak penelitian dengan metode standard untuk menganalisis mikroplastik dan menentukan efek dan risikonya terhadap tubuh manusia.
Mengurangi kontaminasi MP sangat penting. Dengan meningkatkan tanggung jawab produsen, mengurangi penggunaan plastik, menerapkan metode pengelolaan limbah yang efisien, meningkatkan umur simpan barang-barang plastik, dan meningkatkan kesadaran masyarakat, dapat secara substansial membatasi masuknya sampah ke lingkungan, sehingga memungkinkan pemulihan ekosistem perairan.
(Tunas Hijau)


